Palangka Raya — Upaya penguatan pemahaman mahasiswa terhadap literasi dan inklusi keuangan terus digencarkan melalui kegiatan Visit Accounting Literasi dan Inklusi Keuangan yang diselenggarakan bersama Jamkrida Kalteng pada 19 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peran lembaga penjaminan daerah dalam mendukung sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui agenda Visit Accounting, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis terkait implementasi literasi keuangan di dunia nyata.

Dalam sesi pemaparan, perwakilan Jamkrida Kalteng menjelaskan fungsi strategis lembaga penjaminan kredit dalam mendorong akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang belum terjangkau layanan keuangan formal. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa akuntansi.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang mendorong mahasiswa untuk aktif bertanya dan berdialog mengenai tantangan serta peluang pengembangan inklusi keuangan di daerah. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu-isu keuangan yang berdampak langsung pada pembangunan ekonomi regional.

Visit Accounting ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya literasi keuangan sejak dini, sekaligus membekali mereka dengan perspektif profesional terkait peran lembaga keuangan nonbank dalam perekonomian. Selain itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga keuangan daerah.

Melalui kolaborasi dengan Jamkrida Kalteng, kegiatan Visit Accounting menjadi langkah strategis dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman komprehensif tentang literasi dan inklusi keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan profesional di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *