Keberhasilan dua dosen tersebut menjadi langkah awal bagi Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Palangka Raya dalam memperluas manfaat kerja sama dengan PT Piranha Smart Center. Pada tahap selanjutnya, program pelatihan Brevet Pajak ini juga akan melibatkan mahasiswa Akuntansi Syariah sebagai peserta, guna memperkuat kompetensi praktis mereka sejak dini.

Kepesertaan mahasiswa dirancang sebagai bagian dari strategi link and match antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Melalui pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang perpajakan, tetapi juga dibekali keterampilan aplikatif dalam pengelolaan pajak berbasis teknologi digital, termasuk penggunaan aplikasi Cortaxify dan Cerdas Pajak yang telah digunakan secara luas di lingkungan profesional. Mahasiswa tersebut antara lain Riana Amanda, Revalina Oktaviana, Muhammad Kairul Khuluqi,  Listiana Astutik dan Lingkee Natalie Annisa Safitri

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Palangka Raya menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pelatihan Brevet Pajak diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan, baik untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha di bidang akuntansi dan perpajakan syariah. Selain itu, program ini juga menjadi nilai tambah akademik yang relevan dengan dinamika regulasi perpajakan nasional yang terus berkembang.

Dengan adanya sinergi antara dosen tersertifikasi dan mahasiswa yang memiliki kompetensi praktis, FEBI UIN Palangka Raya optimistis dapat mencetak lulusan Akuntansi Syariah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap berkontribusi secara profesional dalam sistem perpajakan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *